Audit Internal ISO 9001: 2015 UPT. Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan

TARAKAN, lib.ubt.ac.id. Rabu, 6 April 2022, UPT. Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan (UBT) melaksanakan Audit Internal Sistem Manajemen Mutu 9001-2015 secara tatap muka.  Quality Management System  akan melihat suatu kerangka kerja yang terukur dan komprehensif melalui dokumen untuk membangun proses yang membantu memastikan tercapai-tidaknya tujuan utama dari proses administrasi dan pelayanan perpustakaan.

Sebagai sebuah unit kerja di bawah UBT, UPT Perpustakaan berkomitmen untuk meningkatkan performa layanan ke sivitas akademika serta pengguna perpustakaan dalam mendukung kegiatan pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Saat pembukaan acara, Kepala UPT. Perpustakaan, Aries Aryadi, M.HP menyampaikan bahwa Perpustakaan UBT telah berupaya secara optimal dalam memberikan pelayanan mutu pendidikan kepada mahasiswa, baik saat kegiatan pembelajaran masih dilakukan secara tatap muka maupun daring. Beliau pun memberi apresiasi yang tinggi terhadap staf UPT Perpustakaan UBT yang telah berhasil meraih akreditas “B” dalam asesmen yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditas Perpustakaan Nasional (LAP-N) tahun lalu.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, bahwa Perpustakaan UBT selalu terus meningkatkan mutu pelayanannya kepada Pemustaka dan Civitas Akademika UBT, dengan berupaya mengupgrade Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO ISO 9001:2015.

Untuk pencapaian standar mutu yang telah ditetapkan, tim manajemen mutu Perpustakaan UBT bekerja keras untuk melewati beberapa proses dan tahapan, salah satunya yaitu audit internal, tujuan dari audit internal ini untuk memastikan bahwa seluruh prosedur kegiatan layanan di Perpustakaan UBT sudah dilaksanakan sesuai dengan standar layanan.

Audit internal menjadi sangat penting dalam suatu organisasi seperti Perpustakaan UBT  sebagai salah satu unit kerja di bawah UBT karena dalam proses tersebut dapat dimonitor sejauh mana penerapan sistem manajemen mutu dan efektivitasnya yang dilakukan mengacu pada standar SMM ISO 9001: 2015”, demikian disampaikan Kepala UPT. Perpustakaan UBT saat membuka audit internal pada Rabu (6/4) di ruang rapat Perpustakaan UBT 

Audit internal bukanlah kegiatan yang dilakukan untuk mencari-cari kesalahan setiap bidang, tetapi lebih sebagai proses pencegahan untuk mengurangi segala hal yang berpotensi menjadi risiko di masa yang akan datang. dilakukan sejumlah evaluasi baik secara akademik maupun nonakademik yang terdiri dari kegiatan pengendalian, penjaminan dan penetapan mutu yang harus dilakukan secara berkelanjutan.” Jelas Aries Aryadi.

Audit internal perpustakaan merupakan salah satu alat yang digunakan untuk pengambilan keputusan dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Hal ini tentu bermanfaat guna mendapatkan materi nyata untuk dirumuskan menjadi bahan tinjauan manajemen dalam rangka membuat keputusan mutu. Tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas literasi dan layanan terhadap pengguna (user) terhadap kebutuhan sumber-sumber pengetahuan (AR)

Redaksi : Aries Aryadi

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *